Jaringan Mahasiswa Pengguna Ganja di Bali Terbongkar, 5 Orang Ditangkap

Indira Arri ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 11:39 WIB
Jaringan Mahasiswa Pengguna Ganja di Bali Terbongkar, 5 Orang Ditangkap
BNN Bali menangkap lima mahasiswa pengguna ganja. (iNews.id/Indirra Ari)

DENPASAR, iNews.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) Bali menangkap lima mahasiswa di Kabupaten Buleleng, Bali yang terlibat jaringan pengguna ganja. Kelima mahasiswa yang ditangkap yaitu DN (21), RD (20), YG (22), DK (20, dan DW (21).

Kelima mahasiswa itu berasal dari beberapa perguruan tinggi di Kota Singaraja. Terungkapnya kasus ini setelah pesanan ganja kering mereka melalui media sosial, terendus petugas Bea Cukai.

"Jadi ini informasi awalnya dari Bea Cukai, kemudian kita bersama ke Singaraja untuk melakukan penangkapan," kata Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen I Putu Gede Suastawa dalam keterangan kepada pers di Denpasar, Rabu (24/6/2020).

Dia mengatakan, penangkapan terhadap kelima pelaku dilakukan pada 15 Juni 2020 lalu di tiga lokasi berbeda, yaitu indekos di Banjar Dinas Dauh Margi, rumah di Jalan Melati, Desa Banjar Jawa, dan di rumah di Jalan Sudirman.

Total barang bukti ganja yang ditemukan dalam penangkapan itu mencapai 338 gram ganja kering, tanaman ganja kering seberat 29 gram, hasis seberat 4,3 gram, dan tiga paket ganja kering masing-masing seberat 11,04 gram, 8,2 gram, dan 6,2 gram.

Menurut keterangan DW, sejumlah paket ganja kering yang ditemukan itu milik bersama empat rekannya. Keempatnya membeli ganja secara urunan melalui dirinya.

"Mereka ini sudah menggunakan ganja sejak SMA, dari hasil tes urine, positif semua," tuturnya.

Selain pengungkapan kasus pengguna ganja, BNN Bali juga mengungkap tiga kasus peredaran narkoba di sejumlah wilayah Bali di masa pandemi ini.

Pengungkapan pertama yaitu penangkapan pengedar sabu berinisial RN pada 11 Juni 2020 di Jalan Bukit Tinggi, Mengwi, Badung. Dari tersangka diperoleh 34 paket berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 7,92 gram netto.

Berikutnya penangkapan pengedar sabu inisial AG pada 12 Juni 2020 di sebuah kamar kos yang beralamat di Jalan Bukit Tinggi, Badung. Dari tersangka AG diperoleh sabu seberat 0,38 gram netto.

"Kami juga menangkap jaringan narkoba di Gianyar dan Ungasan, Bali. Untuk di Gianyar kami menangkap KR sebagai pengguna sabu seberat 0,09 gram netto. Sedangkan jaringan Ungasan kami menangkap tersangka bernama AE dan WS dengan barang bukti 0,26 gram netto," katanya.


Editor : Reza Yunanto