Jalan Pintas Denpasar-Singaraja Sering Jadi Tempat Selfie, PUPR Akan Bangun Rest Area

Okezone.com ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 17:48 WITA
Jalan Pintas Denpasar-Singaraja Sering Jadi Tempat Selfie, PUPR Akan Bangun Rest Area
Jalan pintas (shortcut) yang diresmikan Gubernur Wayan Koster. (Foto: iNews.id/Pande Wismaya)

JAKARTA, iNews.id – Jalan pintas (shortcut) yang menghubungkan Denpasar dengan Singaraja, telah dibuka untuk umum sejak Desember 2019. Dari empat titik ruas jalan pintas yang telah selesai pengerjaannya, dua titik ternyata menjadi lokasi favorit pengendara untuk swafoto (selfie).

Ruas jalan pintasan yang menjadi lokasi favorit selfie itu adalah titik 5 dan 6, yang merupakan jalur Denpasar-Singaraja via Bedugul. Pengguna jalan yang melintas di dua titik itu seringkali sengaja berhenti, terutama di jembatan sepanjang 210 meter.

Melihat fenomena itu, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) berencana membangun rest area di kedua titik jalan pintas itu agar tak mengganggu pengendara lain.

BACA JUGA: Pembangunan Jalan Pintas di Bali Berlanjut, Denpasar-Singaraja Cuma 2 Jam  

BACA JUGA: Gubernur Koster Resmikan Jalan Pintasan di Tabanan dan Buleleng, Atasi Kemacetan ke Denpasar

Kepala BBPJN VIII Kementerian PUPR, Ahmad Subki mengatakan, dengan adanya rest area, pengguna jalan diharapkan bisa puas berfoto maupun istirahat sejenak tanpa mengganggu arus lalu lintas.

Selanjutnya, menurut Subki, masih ada enam ruas jalan yang harus dikerjakan lagi, yaitu titik 7, 8 dan 9, 10. Untuk titik 7 dan 8, direncanakan pada tahun 2020 sudah akan dilaksanakan pembangunannya.

“Awal Januari 2020 sudah masuk tender. Terutama yang shortcut 7 Januari 2020 ini sudah masuk pengumuman lelang,” katanya dilansir dari laman Setkab, Kamis (16/1/2020).

Menurutnya, proses pengerjaan jalan pintas juga bergantung dari sejauh mana percepatan lahan oleh Pemda setempat.

“Kalau desain sudah hampir selesai semua, tinggal masyarakat bahu-membahu menyelesaikan proses pembebasan lahannya biar konstruksinya cepat dimulai oleh kita,” ujarnya lagi.

Keberadaan jalan pintas sangat penting untuk menciptakan pemerataan pembangunan antara wilayah utara dan selatan Bali.


Editor : Reza Yunanto