Imbas Hari Raya Galungan dan Kuningan, Permintaan Uang Tunai di Bali Meningkat 48 Persen

Antara · Selasa, 27 April 2021 - 12:17:00 WITA
Imbas Hari Raya Galungan dan Kuningan, Permintaan Uang Tunai di Bali Meningkat 48 Persen
Ilustrasi - Petugas Bank Indonesia menghitung uang hasil penukaran oleh warga di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah III Bali-Nusa Tenggara, Denpasar. Foto: Antara

DENPASAR, iNews.id - Hari Raya Galungan dan Kuningan yang berlangsung pada April 2021 ini turut berdampak
pada peningkatan permintaan uang tunai per harinya di Pulau Dewata itu. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mencatat peningkatan mencapai 48 persen atau Rp46,2 miliar.

"Rata-rata per hari, permintaan uang tunai mengalami peningkatan dari sebesar Rp31,2 miliar pada Maret 2021 menjadi Rp46,2 miliar di bulan April 2021 atau meningkat sebesar 48 persen," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Bali, Trisno Nugroho di Denpasar, Selasa (27/4).

Trisno mengemukakan, untuk memenuhi kebutuhan uang di masyarakat pada saat Hari Raya Galungan, Kuningan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2021, BI Provinsi Bali telah menyiapkan sejumlah langkah. Misalnya  melakukan penambahan jadwal setoran dan penarikan uang oleh perbankan dari tiga hari menjadi empat hari dalam sepekan, yaitu pada setiap hari Senin, Selasa, Rabu dan Jumat.

Selama triwulan I 2021, rata-rata per hari penarikan uang (outflow) masyarakat di Bali mencapai Rp19,5 miliar, atau meningkat 135,9 persen pada  April 2021. Hingga 22 April 2021, penarikan uang perbankan (mencapai Rp2,7 triliun. Sedangkan setoran perbankan (inflow) tercatat sebanyak Rp4,7 triliun.

"Artinya sampai dengan April 2021, jumlah uang yang disetorkan ke BI masih lebih banyak dibandingkan dengan uang yang keluar dari BI, untuk memenuhi permintaan uang masyarakat atau terjadi net inflow sebesar Rp2 triliun," kata dia.

Editor : Erwin C Sihombing

Bagikan Artikel: