Geram Tokoh Panutan Dihina, Pria di Bali Tebas Kepala Tetangga
BULELENG, iNews.id - Gegara tokoh masyarakat yang menjadi panutan dihina sebagai pembohong, pria di Bali tega menebas kepala tetangganya. Pelaku mengaku sakit hati dengan ucapan korban.
Pelaku adalah Putu ES (35) warga Banjar Dinas Gesing II, Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Pada Sabtu 6 Mei 2023 sekitar pukul 09.00 Wita, dia mendengar ucapan korban Gede S (64) yang menghina seorang tokoh yang menjadi panutan dirinya.
Gede S mengatakan tokoh itu sebagai pembohong. Ucapan itu membuat Putu ES emosi. Dia kemudian pergi dan bersama rekannya Komang HS mendatangi kembali Gede S lalu melakukan penganiayaan dengan senjata tajam.
"Diayunkan langsung ke kepala korban," kata Kanit Reskrim Polsek Banjar, AKP Putu Merta, Rabu (10/5/2023).
Korban tak sadarkan diri akibat penganiayaan itu. Warga yang melihat peristiwa itu lalu membawa korban ke puskesmas dan akhirnya dirujuk ke rumah sakit.
Warga kemudian melaporkan penganiayaan itu kepada polisi. Polsek Banjar yang menerima laporan melakukan olah TKP dan menemukan tiga senjata tajam yang salah satunya berlumuran darah.

Pelaku yang kabur usai penganiayaan itu ditangkap di rumah tokoh masyarakat yang dihina dan menjadi panutannya itu di Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Buleleng, beberapa jam setelahnya.
"Ditangkap di Gobleg," kata Putu Merta.
Atas perbuatannya, Putu ES menjadi tersangka penganiayaan berat berdasarkan Pasal 351 KUHP.
Ditanya tentang alasan menganiaya korban, Putu ES hanya berujar singkat dirinya tersinggung.
"Tersinggung, Pak," ujarnya saat dihadirkan dalam keterangan pers.
Editor: Reza Yunanto