Duh, 1.106 Petugas Pilkada Denpasar Reaktif Covid-19

Bona Jaya · Rabu, 18 November 2020 - 18:40:00 WITA
Duh, 1.106 Petugas Pilkada Denpasar Reaktif Covid-19
Ketua KPU Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya. (Foto: iNews.id/Bona Jaya)

DENPASAR, iNews.id - Sebanyak 1.106 petugas KPPS dan ketertiban Pilkada Denpasar reaktif Covid-19. Setelah menjalani tes swab, mereka akan diisolasi sampai 14 hari untuk menentukan kondisi kesehatannya.

"Sebanyak 1.106 yang reaktif," kata Ketua KPU Denpasar, I Wayan Arsa Jaya, Rabu (18/11/2020).

Dia mengatakan total ada 10.818 petugas KPPS dan petugas ketertiban yang menjalani rapid test. Hal itu bagian dari persiapan pelaksanaan Pilkada Denpasar yang mematuhi protokol kesehatan.

Selanjutnya KPU Denpasar telah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Denpasar untuk penanganan 1.106 orang yang mendapat hasil reaktif ini.

"Kalau yang tanpa gejala cukup isolasi mandiri yang akan dikontrol oleh Satgas desa/kelurahan atau RSUD Wangaya," ujarnya.

Setelah 14 hari menjalani isolasi, apabila tidak ada gejala yang mengarah kepada Covid-19, maka akan mendapat surat keteragan yang akan dikeluarkan oleh Satgas Covid-19. Surat tersebut bisa menjadi pedoman mereka untuk bertugas kembali.

"Karena perlu dipahami mereka yang reaktif ini belum tentu positif," ujarnya.

Duh, 1106 Petugas Pilkada Denpasar Reaktif Covid-19

DENPASAR, iNews.id - Sebanyak 1.106 petugas KPPS dan ketertiban Pilkada Denpasar reaktif Covid-19. Setelah menjalani tes swab, mereka akan diisolasi sampai 14 hari untuk menentukan kondisi kesehatannya.

"Sebanyak 1.106 yang reaktif," kata Ketua KPU Denpasar, I Wayan Arsa Jaya, Rabu (18/11/2020).

Dia mengatakan total ada 10.818 petugas KPPS dan petugas ketertiban yang menjalani rapid test. Hal itu bagian dari persiapan pelaksanaan Pilkada Denpasar yang mematuhi protokol kesehatan.

Selanjutnya KPU Denpasar telah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Denpasar untuk penanganan 1.106 orang yang mendapat hasil reaktif ini.

"Kalau yang tanpa gejala cukup isolasi mandiri yang akan dikontrol oleh Satgas desa/kelurahan atau RSUD Wangaya," ujarnya.

Setelah 14 hari menjalani isolasi, apabila tidak ada gejala yang mengarah kepada Covid-19, maka akan mendapat surat keteragan yang akan dikeluarkan oleh Satgas Covid-19. Surat tersebut bisa menjadi pedoman mereka untuk bertugas kembali.

"Karena perlu dipahami mereka yang reaktif ini belum tentu positif," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto