Desa Bondalem Buleleng Diisolasi, Pecalang Berjaga di Pintu Masuk Desa

Pande Wismaya ยท Senin, 04 Mei 2020 - 16:35:00 WITA
Desa Bondalem Buleleng Diisolasi, Pecalang Berjaga di Pintu Masuk Desa
Pecalang Menghentikan Warga yang akan menuju Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula Buleleng

BULELENG, iNews.id – Pascapemberlakukan isolasi atau karantina wilayah Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng, sejak Minggu sore, pada Senin (4/05/2020), akses jalan keluar masuk dijaga pecalang dan petugas TNI dan kepolisian. Pecalang menghentikan setiap warga yang melintas.

Yang menjadi titik pengamanan TNI Polri, di wilayah perbatasan desa dengan menyekat akses jalan bagi warga, serta patroli di kawasan desa.

Pecalang menghentikan satu per satu warga yang akan masuk ke Desa Bondalem menanyakan maksud dan tujuan mereka melintas. Jika dianggap tak memiliki kepentingan dan tidak membawa surat keterangan, warga tidak diperbolehkan melintas.

“Yang boleh melintas adalah warga dari zona hijau seperti Desa Madenan, Julah, Sembiran. Kalau melalui jalur umum bisa. Kalau mau menuju ke warga kita, harus melapor dan ada surat jalan,” kata Pecalang Desa Bondalem, Gede Santara.

Suasana jalan menuju Desa Bondalem juga tampak lenggang, tak ada lagi aktivitas perekonomian warga. Hanya toko yang menjual sembako diperbolehkan tetap buka.

Isolasi terbatas untuk wilayah desa ini terpaksa dilakukan, setelah ditemukan banyak warga yang terpapar Covid-19 dari transmisi lokal. Dari swab sejumlah pedagang yang sebelumnya menjalani rapid test, ditemukan 14 pedagang yang positif Covid-19.

Selain Desa Bondalem, Dusun Celagi Batur di desa ini juga dilakukan karantina wilayah terbatas, pascasatu warga yang dinyatakan positif menulari dua anggota keluarganya. Isolasi terbatas ini membuat 28 kepala keluarga sekitar 94 jiwa, harus diam di rumah.

Perberlakuan larangan keluar rumah di dusun ini berlaku sejak Sabtu (2/05/2020), sehingga untuk seluruh kebutuhan masyarakat sehari-hari, akan dipenuhi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng. “Karena warga dilarang keluar rumah, pasti ada sisi pembebanan dari sisi sosial dan ekonomi,” kata Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa.

Selain di akses keluar masuk jalan desa, TNI Polri juga berjaga di lokasi pelaksanaan rapid test. Warga yang menjalani rapid test merupakan hasil tracing dari pasien yang telah terkonfirmasi positif untuk diambil sampel darahnya terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak.

“Pak bupati sudah menandatangani SK (Surat Keputusan) untuk melibatkan TNI Polri, dan ini kewajiban kita untuk bersama-sama dengan masyarakat, mengamankan betul wilayah Bondalem ini. Sehingga, kita sangat berharap virus ini tidak menular kemana-mana,” kata Komandan Kodim 1609 Buleleng, Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto, Senin (4/05/2020).

Editor : Dewi Umaryati