Cegah Penyebaran, 63 Sapi Terinfeksi PMK di Denpasar Dimusnahkan

Chusna Mohammad ยท Jumat, 15 Juli 2022 - 20:30:00 WITA
Cegah Penyebaran, 63 Sapi Terinfeksi PMK di Denpasar Dimusnahkan
Petugas memotong sapi yang terinfeksi PMK di Denpasar, Bali, Jumat (15/7/2022). (Foto: MPI/Chusna Mohammad)

DENPASAR, iNews.id - Sebanyak 63 sapi yang terinfeksi penyakit kuku dan mulut (PMK) di Denpasar, Bali, dimusnahkan dengan cara dipotong dan dikubur, Jumat (15/7/2022). Stamping out itu dilakukan di lahan kosong di Banjar Mergaya, Denpasar Barat. 

"Hari ini ada 10 ekor sapi yang dimusnahkan dan lainnya bertahap," kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas. 

Dia menjelaskan, 63 ekor sapi yang terinfeksi PMK berasal dari tiga peternakan di Denpasar dan Kuta. Kegiatan ini sebagai upaya mencegah virusnya menginfeksi hewan ternak lainnya dan memutuskan rantai penularan PMK yang sedang mewabah. 

Pemotongan hewan bersyarat ini sesuai dengan prosedur yaitu dilakukan di tempat hewan itu berada dan dipisahkan dengan hewan lain dan sudah melalui pemeriksaan dokter hewan berwenang.

Petugas pemotong ditunjuk oleh Dinas Peternakan Denpasar. Mereka mengenakan APD sebagai bagian menjaga keselamatan petugas pemotongan dan lingkungan sekitar. 

Usai dipotong, bagian dari sapi yang bisa menyebarkan penyakit seperti kaki, kepala dan organ dalam langsung dikubur. "Untuk daging sapi akan di bawa ke penyimpanan pembekuan daging di Benoa," ujar Bambang. 

"Kami melakukan pengecekan dan memastikan ternak sapi yang terinfeksi PMK wilayah Denpasar dipotong sesuai prosedur pemotongan hewan bersyarat," katanya. 

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: