Bupati Jembrana Bali Umumkan 3 Warganya Sembuh dari Virus Corona

Antara ยท Kamis, 16 April 2020 - 16:40 WITA
Bupati Jembrana Bali Umumkan 3 Warganya Sembuh dari Virus Corona
RS PTN Universitas Udayana ditunjuk menjadi rumah sakit khusus Covid-19 di Bali. (Foto: website RS PTN Unud)

JEMBRANA, iNews.id- Bupati Jembrana I Putu Artha bersyukur dengan kabar tiga warganya yang dinyatakan sembuh dari virus corona (Covid-19). Dia menyebut kesembuhan itu buah perjuangan tenaga medis di RSU Negara yang merawat ketiga pasien hingga sembuh.

“Sembuhnya pasien terpapar Covid-19 ini membuktikan Jembrana juga mampu menyembuhkan melalui perawatan di RSU Negara,” ujarnya saat mengumumkan kesembuhan tiga pasien tersebut di RSU Jembrana, Kamis (16/4/2020).

Dia mengatakan, kesembuhan tiga pasien itu menjadi motivasi yang berharga untuk seluruh warga Jembrana dalam menghadapi pandemi corona yang sedang melanda Bali.

"Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih atas perjuangan tim medis Jembrana,” katanya.

Selanjutnya, dia meminta agar tidak ada stigma negatif apalagi penolakan dari masyarakat terhadap pasien yang telah sembuh ini.

Kepada ketiga pasien yang sembuh, dia berpesan agar tetap disiplin melakukan isolasi diri tinggal di rumah.

"Tetap disiplin lakukan isolasi diri. Waspada agar tidak terinfeksi ulang. Semoga kesembuhan awal akan memotivasi kesembuhan pasien yang lain," katanya.

Tiga pasien yang dinyatakan sembuh itu berasal dari Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan yang dirawat sejak tanggal 1 April. Berikutnya pasien asal Desa Melaya, Kecamatan Melaya yang dirawat sejak tanggal 4 April.

Pasien terakhir adalah pekerja migran asal Desa Melaya yang saat dilakukan rapid test pada 11 April menunjukkan positif dan dirawat. Namun saat dilakukan tes swab tanggal 13 dan 15 April dinyatakan negatif.

"Mereka dinyatakan sembuh setelah dua kali hasil tes swab dinyatakan negatif. Salah seorang diantaranya positif dari hasil rapid test, tapi saat dilakukan pengujian swab dua kali dinyatakan negatif," kata Direktur RSU Negara dr Gusti Bagus Oka Parwata.


Editor : Reza Yunanto