BNN Tangkap 2 Perempuan Kurir Narkoba Jaringan Lapas Karangasem Bali

Antara ยท Selasa, 21 Januari 2020 - 11:35:00 WITA
BNN Tangkap 2 Perempuan Kurir Narkoba Jaringan Lapas Karangasem Bali
BNN merilis penangkapan jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan napi Lapas Karangasem, Bali, Senin (21/1/2020). (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.idBadan Narkotika Nasional (BNN) Bali mengungkap jaringan peredaran narkoba yang dikendalikan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Karangasem, Bali. BNN menangkap 2 orang perempuan yang berperan sebagai kurir jaringan itu.

"Ketika dilakukan penggeledahan terhadap salah satu tersangka bernama Dede, ditemukan 11 paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu, dan penggeledahan berlanjut ke bagian kamar dan ada 9 paket yang sama diakui adalah milik Riri," kata Kepala BNN Bali Brigjen Pol I Putu Gede Suastawa dalam konferensi pers di Denpasar, Senin (20/1/2020).

Suastawa mengatakan, penangkapan 2 kurir perempuan itu mengarahkan petugas kepada 2 orang kurir lainnya, sehingga total BNN menangkap empat tersangka.

Keempat tersangka ditangkap pada Sabtu (11/1/2020) di Padangsambian, Denpasar. Dari penangkapan 4 orang kurir tersebut, BNN mendapatkan nama Kadek Rusdi, napi di Lapas Karangasem yang ternyata menjadi pengendali jaringan ini.

"Peran dari masing-masing tersangka berbeda, Dede dan Lenong di bagian peluncur, Riri dan Retno pemecah barang, dan Kadek Rusdi sebagai pengendali dari lapas," kata Suastawa menjelaskan.

Suastawa menambahkan, saat Kadek Rusdi diamankan di Lapas Karangasem, petugas Lapas menemukan alat komunikasi di dalam selnya. 

"Iya jelas mereka saling kenal, kalau tidak, bagaimana si pengendali ini dapat nomor telepon dari empat tersangka lainnya, dan memang si pengendali itu sudah pernah sebelumnya berhubungan sama empat orang itu," katanya.

Kadek Rusdi kini sedang menjalankan hukuman 8 tahun dalam kasus narkoba yang menjeratnya.

Dari penangkapan jaringan ini, BNN menyita barang bukti 20 plastik klip berisi kristal bening sabu-sabu dengan total keseluruhan dari barang bukti tersebut seberat 63,49 gram bruto atau 57,47 gram neto.

“Atas perbuatannya kelima tersangka dikenakan dengan pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Suastawa.

Editor : Reza Yunanto