Beredar Surat Permintaan Dana Pilkada Catut Nama Gubernur Bali

Antara ยท Rabu, 14 Oktober 2020 - 10:11 WITA
Beredar Surat Permintaan Dana Pilkada Catut Nama Gubernur Bali
Nama Gubernur Wayan Koster dicatut dalam surat permohonan penggalangan dana Pilkada 2020 (Foto: Humas Pemprov Bali)

DENPASAR, iNews.id - Nama Gubernur Bali Wayan Koster dicatut dalam surat penggalangan dana Pilkada 2020. Surat tersebut ditujukan kepada direksi BUMN/BUMD dan perusahaan swasta di Bali.

"Gubernur Bali Wayan Koster tidak mengeluarkan surat penggalangan dana tersebut," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfo) Bali, Gede Pramana dalam keterangan pers di Denpasar, Rabu (14/10/2020).

Dia mengatakan, surat palsu tersebut dibuat menggunakan kop berlambang Garuda. Surat tersebut bahkan dibubuhi tanda tangan Gubernur Bali Wayan Koster dan stempel seolah-olah asli seperti surat resmi.

Surat tersebut berisi permohonan dana pengamanan pelaksanaan Pilkada. Dalam surat palsu itu juga dilengkapi nomor rekening untuk mentransfer dana.

Dalam surat itu, pelaku membeberkan seolah-olah anggaran untuk pelaksanaan Pilkada 2020 di Bali mengalami kekurangan dana. Melalui surat itu pelaku berharap pimpinan BUMN/BUMD dan perusahaan yang ada di Denpasar ikut membantu.

"Surat tersebut berisi permohonan dana pengamanan pelaksanaan pilkada yang bisa ditransfer ke rekening BRI Nomor 501801020835538 atas nama Juwita," katanya.

Dia sangat menyayangkan ulah oknum yang mencoba melakukan penipuan dengan mencatut nama Gubernur Bali.

Kepada pihak-pihak yang telah menerima surat tersebut, diminta untuk tidak memenuhi permintaan untuk mengirimkan dana sumbangan ke rekening yang tertera dalam surat.

Dia mengimbau masyarakat senantiasa waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Gubernur Bali atau pejabat lainnya.

"Secara tata naskah dinas surat tersebut juga tidak sesuai," katanya.


Editor : Reza Yunanto