Bandara Ngurah Rai Lakukan Antisipasi Penumpukan Turis Australia

Aris Wiyanto ยท Jumat, 20 Maret 2020 - 18:16 WIB
Bandara Ngurah Rai Lakukan Antisipasi Penumpukan Turis Australia
Turis asal Australia di terminal keberangkatan di Bandara Ngurah Rai, Jumat (20/3/2020). (Foto: iNews.id/Aris Wiyanto)

DENPASAR, iNews.idBandara Ngurah Rai Denpasar Bali dipenuhi oleh warga negara Australia yang ingin kembali ke negaranya. Hal ini terjadi setelah pemerintah Australia akan menutup akses warga negara asing yang masuk ke negaranya mulai hari ini.

“Memang dampaknya ada sekitar 26 penerbangan yang akan di-cancel,” kata Communication Manager Bandara Ngurah Rai Arie Ahsanurrohim di Denpasar, Jumat (20/3/2020).

Dampak dari rute penerbangan yang akan dibatalkan itu, kata Arie, sejumlah penumpang tujuan Australia menumpuk di Bandara sejak Kamis (19/3/2020) kemarin.

Hingga hari ini, masih banyak penumpang tujuan Australia yang menunggu kepastian untuk bisa kembali ke negaranya.

Diakui Arie, kondisi itu menyebabkan penumpang tujuan Australia menumpuk di terminal keberangkatan internasional. Namun demikian, pihak bandara telah melakukan antisipasi.

Arie mengatakan, pihak Bandara telah bekerjasama dengan maskapai yang memiliki rute tujuan ke Australia untuk mengatasi penumpukan penumpang di bandara.

Di antaranya dengan membuat mekanisme penjadwalan ulang keberangkatan dan pengembalian biaya tiket yang lebih teratur.

“Kami sudah mengantisipasi itu bekerjasama dengan airline mengatur proses reschedule dan refund yang terkendali, sehingga tidak ada penumpukan yang signifikan dan tidak ada penumpang lain yang terganggu,” ujarnya.


Editor : Reza Yunanto