Bali Zona Merah, Perayaan Galungan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Bagus Alit ยท Rabu, 16 September 2020 - 10:39 WITA
Bali Zona Merah, Perayaan Galungan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat
Persembahyangan Hari Raya Galungan di pura, Rabu (16/9/2020) menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (iNews.id/Bagus Alit)

DENPASAR, iNews.id - Perayaan Galungan di Bali pada hari ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir membuat persembahyangan di pura dibatasi.

Pantauan iNews.id, sejak Rabu (16/9/2020) pagi, umat Hindu mulai melakukan rangkaian sembahyang dari rumah masing-masing dan berlanjut menuju ke beberapa pura besar.

Tak seperti biasanya, setiba di pura, umat Hindu yang hendak melakukan persembahyangan mesti bergiliran. Kelian desa adat memberlakukan pembatasan umat yang hendak masuk ke dalam pura.

"Kami sudah mengatur di desa adat kami bahwa tiap banjar itu sembahyangnya diangi tiap jam agar tidak berkumpul orang terlalu banyak," kata Kelian Desa Adat Kapal, Mengwi, Kabupaten Badung, I Ketut Sudarsana, Rabu (16/9/2020).

Dia mengatakan, pembatasan ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 dari penyelenggaraan upacara keagamaan. Pura akan membuka terus dari pagi hingga malam hari.

"Biar sampai malam hari juga tidak apa. Harapan kami dalam persembahyangan tidak menimbulkan penyebaran Covid-19," ujarnya.

Selain melakukan pembatasan, umat Hindu yang hendak masuk ke pura juga melewati pemeriksaan protokol kesehatan yang ketat.

Pecalang yang berjaga di depan pura memastikan umat yang hendak bersembahyang mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak.


Editor : Reza Yunanto