Babak Baru Kasus 'IDI Kacung WHO', Jerinx dan Jaksa Sama-Sama Banding

Indira Arri · Jumat, 27 November 2020 - 09:45:00 WITA
Babak Baru Kasus 'IDI Kacung WHO', Jerinx dan Jaksa Sama-Sama Banding
Jerinx menjalani persidangan kasus ujaran kebencian di PN Denpasar. (Antara)

DENPASAR, iNews.id - Kasus ujaran kebencian Jerinx memasuki babak baru. Setelah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali mengajukan banding atas vonis 1 tahun 2 bulan penjara terhadap Jerinx, musisi bernama asli I Gede Ary Astina itu juga mengajukan banding.

Melalui kuasa hukumnya, I Wayan Gendo, Jerinx mengajukan banding ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar di menit-menit terakhir

"Di last minute akhirnya mengajukan banding, karena Jerinx meminta kalau jaksa banding maka tidak ada pilihan lain kita harus banding," kata kuasa hukum Jerinx, I Wayan Gendo di Denpasar, Jumat (27/11/2020).

Gendo mengatakan Jerinx mengaku heran dengan pilihan jaksa mengajukan banding. Tim kuasa hukum dan Jerinx menilai jaksa tidak memiliki dasar yang kuat untuk mengajukan banding. Ada berbagai kelemahan dalam tuntutan jaksa yang suda dipatahkan dalam persidangan.

"Kami hargai hak hukum mereka meski menurut kami tetap saja kami merasa prihatin sambil ketawa seberapa percaya dirinya jaksa mengajukan banding," tutur Gendo.

Sebelumnya, Kejati Bali memastikan banding atas vonis Jerinx. Jaksa yang mengadili kasus Jerinx menilai vonis hakim belum memenuhi rasa keadilan masyarakat dan memberikan efek jera bagi Jerinx dan masyarakat dalam bermedia sosial.

"Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim belum memberi efek jera, baik bagi terdakwa maupun ke masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial,” ujar Kasi Penkum Kejati Bali, A Luga Harlianto.

Dalam persidangan, JPU menuntut Jerinx dihukum 3 tahun penjara dan denda Rp10 juta subsidair tiga bulan kurungan. Namun majelis hakim yang dipimpin Ida Ayu Nyoman Adnyana Dewi memutus lebih ringan yakni pidana penjara 1 tahun 2 bulan dan denda Rp10 juta subsidair satu bulan kurungan.

Editor : Reza Yunanto