Arab Saudi Hentikan Umrah Sementara, Menag: Kesehatan Jemaah Umrah Hal Utama

Felldy Utama ยท Kamis, 27 Februari 2020 - 18:47 WIB
Arab Saudi Hentikan Umrah Sementara, Menag: Kesehatan Jemaah Umrah Hal Utama
Menteri Agama Fachrul Razi. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id – Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengaku sangat memahami dan menghormati kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara kunjungan umrah dan wisata untuk mencegah wabah virus korona. Kebijakan itu diambil dengan mempertimbangkan kepentingan yang lebih besar.

Menurut Menag, Arab Saudi bertanggung jawab menjaga kesehatan masyarakatnya. Namun, mereka sekaligus juga harus mengamankan kelangsungan ibadah haji pada Juni-Agustus 2020 mendatang.

“Kebijakan itu bertujuan untuk memberi perlindungan kepada jemaah. Kesehatan jemaah umrah adalah hal utama,” kata Fachrul dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id, Kamis (27/2/2020).

Mantan Wakil Panglima TNI itu mengimbau masyarakat untuk memaklumi keputusan pemerintah Arab Saudi dan menghormati keputusan pemerintah Indonesia. Namun, dia memastikan pemerintah Indonesia akan terus memonitor kebijakan tersebut sampai Arab Saudi membuka lagi keran kunjungan untuk umrah maupun wisata.

Menag juga mengaku sudah meminta Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag untuk terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI, Kedutaan Besar Arab Saudi (KBSA) di Indonesia, dan Konsul Haji KJRI di Jeddah. Dia berharap agar pemerintah Arab Saudi segera menemukan upaya terbaik mencegah wabah virus korona sehingga niat jemaah untuk beribadah umrah bisa terlaksana lagi.

“Kami akan segera merumuskan langkah terbaik menyikapi kebijakan Arab Saudi ini dengan penyelenggara umrah. Untuk saat ini, harap jemaah memahami ketertundaan keberangkatannya,” ujar dia.

Sementara, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Arfi Hatim menjelaskan Kemenag meminta para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk sementara tidak memberangkatkan jemaah umrah ke bandara sampai izin berkunjung ke Arab Saudi dibuka kembali. Jika ada jemaah yang sudah telanjur berada di bandara untuk berangkat, Arfi meminta PPIU tidak memaksakan keberangkatan dan memfasilitasi kepulangan mereka ke daerah masing-masing.

“Kami mengimbau agar calon jemaah umrah tetap tenang dan memahami kebijakan Arab Saudi dan sikap pemerintah Indonesia. Ini demi kebaikan dan keselamatan jemaah itu sendiri. Kami dalam waktu dekat akan bertemu dengan asosiasi PPIU,” kata Arfi.


Editor : Maria Christina