3 Warga Denpasar Meninggal akibat Covid-19 Terdeteksi Punya Komorbid

Antara ยท Rabu, 14 Oktober 2020 - 11:23 WITA
3 Warga Denpasar Meninggal akibat Covid-19 Terdeteksi Punya Komorbid
Tiga pasien positif Covid-19 di Denpasar, Bali meninggal dunia terdeteksi punya komorbid. (Foto: Sindonews.com)

DENPASAR, iNews.id - Sebanyak tiga orang yang berdomisili di Denpasar, Bali meninggal akibat Covid-19. Ketiganya terdeteksi memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

Kabar duka itu disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Denpasar, Dewa Gede Rai, Selasa (13/10/2020).

Dewa Rai mengatakan, ada tiga pasien positif Covid-19 di Denpasar yang meninggal dunia.

Pasien pertama yakni seorang perempuan usia 78 tahun, yang tinggal di Desa Dauh Puri Kaja. Pasien tersebut meninggal dunia pada 4 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta atau komorbid sakit ginjal.

Pasien kedua yakni laki-laki usia 60 tahun, yang tinggal di Desa Ubung Kaja. Pasien dinyatakan meninggal dunia pada 10 Oktober 2020.

Pasien ketiga yakni seorang perempuan usia 42 tahun, yang tinggal di Desa Pemecutan Kelod. Pasien ini dinyatakan meninggal dunia pada 10 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta atau komorbid diabetes militus.

Dewa Rai menjelaskan, penambahan tiga kasus kematian tersebut membuat jumlah pasien meninggal di Denpasar saat ini menjadi 65 orang.

Dia menambahkan, untuk menekan angka kematian akibat Covid-19, Gugus Tugas telah mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Hindari kerumunan atau jaga jarak, selalu gunakan masker dan mencuci tangan setelah melakukan aktivitas," kata pria yang juga Kabag Humas Pemkot Denpasar ini.

Sementara itu terkait perkembangan kasus Covid-19 di Denpasar, dia menyebut angka kesembuhan juga terus meningkat.

Jumlah pasien yang sembuh mencapai 2.578 orang, atau setara dengan 90.05 persen total kasus positif.

Sedangkan kasus positif di Denpasar kembali bertambah 17 orang, sehingga kini jumlahnya mencapai 2.863 orang.

Hingga kini masih ada 220 orang pasien positif yang menjalani perawatan, baik di rumah sakit, rumah isolasi, maupun isolasi mandiri di rumah.


Editor : Reza Yunanto