2 Warga Bali Pengedar Sabu Dituntut 7 Tahun Penjara di PN Denpasar

Antara ยท Jumat, 19 Juni 2020 - 18:31 WIB
2 Warga Bali Pengedar Sabu Dituntut 7 Tahun Penjara di PN Denpasar
Sidang virtual kasus narkoba di PN Denpasar. (Antara)

DENPASAR, iNews.id - Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Denpasar, Bali menuntut tujuh tahun penjara kepada dua orang terdakwa pengedar narkoba di Pengadilan Negeri Denpasar. Dua terdakwa yakni M Akbar Mulyadi (35) dan Rindi Agustian (24).

"Menuntut menjatuhkan pidana tujuh tahun penjara kepada terdakwa dikurangi selama terdakwa berada di dalam tahanan," ujar JPU I Gusti Lanang Suyadnyanya dalam sidang yang berlangsung secara virtual, Kamis (18/6/2020) malam.

Selain menuntut tujuh tahun penjara, JPU juga menuntut pidana denda masing-masing sebesar Rp800 juta subsidair tiga bulan penjara.

Dalam amar tuntutan, JPU menjelaskan perbuatan kedua terdakwa melanggar sebagaimana diatur dalam Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

JPU menjelaskan, kejadian bermula ketika terdakwa Akbar Mulyadi dihubungi oleh seseorang bernama John dan menyuruh terdakwa Akbar Mulyadi mengambil satu bungkus berisi tiga paket sabu-sabu di Jalan Gunung Salak, Denpasar.

Setelah menerima paket itu, terdakwa diminta untuk langsung mengedarkan paket tersebut ke beberapa tempat wilayah Denpasar.

"Terdakwa Akbar Mulyadi langsung pergi menuju Jalan Gunung Salak, Denpasar untuk mengambil narkotika milik John. Lalu, terdakwa Rindi Agustian dihubungi oleh Akbar Mulyadi untuk bersama-sama mengedarkan narkotika tersebut," ujar JPU.

Perjalanan kedua terdakwa berlanjut, untuk mengambil bahan sabu-sabu tempelan, sesuai dengan alamat yang diberikan oleh John. Namun, setelah sampai di lokasi, dan mendapatkan bahan tersebut, kedua terdakwa langsung ditangkap oleh personel Polresta Denpasar.

Barang bukti yang disita dari pelaku yakni satu plastik klip berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,20 gram neto, dua plastik klip masing-masing berisi kristal bening diduga sabu-sabu dengan berat masing-masing 1,85 gram neto dan 0,78 gram neto.

Selain itu juga disita timbangan elektrik, alat tulis, dan dua HP dirampas untuk dimusnahkan.


Editor : Reza Yunanto