Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy beri keterangan kasus potongan tubuh manusia yang ditemukan di Pantai Ketewel, Gianyar. (Foto: dok Polri)

DENPASAR, iNews.id - Polda Bali mengirim enam sampel tulang manusia yang ditemukan di Pantai Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar ke Laboratorium Forensik Mabes Polri di Jakarta untuk dilakukan uji DNA. Langkah ini dilakukan untuk memastikan identitas potongan tubuh manusia yang ditemukan di kawasan tersebut.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengatakan, pengujian DNA dilakukan karena kondisi jaringan tubuh korban sudah rusak sehingga tidak dapat dijadikan sampel pemeriksaan.

“Polda Bali menerima sekitar enam sampel tulang dari potongan mayat yang ditemukan di Ketewel. Sampel tersebut telah kami kirim ke Jakarta dan dilaporkan ke Bareskrim Polri untuk dilakukan pemeriksaan DNA,” kata Ariasandy di Denpasar, Rabu (4/3/2026).

Dia menjelaskan pemeriksaan dilakukan di Laboratorium Forensik Mabes Polri karena memiliki teknologi untuk mengekstraksi DNA dari jaringan tulang yang sudah rusak.

“Karena jaringan tubuh dari potongan mayat ini sudah rusak sehingga tidak bisa digunakan sebagai sampel DNA. Alternatifnya adalah jaringan pada tulang, dan teknologinya tersedia di Puslabfor Bareskrim Polri,” ujarnya.

Menurut Ariasandy, hasil pemeriksaan DNA diperkirakan dapat diketahui dalam beberapa hari ke depan. Hasil tersebut nantinya akan dibandingkan dengan sejumlah sampel DNA yang telah diamankan penyidik dari beberapa lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Selain itu, penyidik juga akan mencocokkan hasil uji DNA tersebut dengan sampel DNA milik ibu seorang warga negara asing yang diduga menjadi korban penculikan.

“Pemeriksaan DNA ini penting untuk memastikan identitas potongan tubuh yang ditemukan di Pantai Ketewel. Hasilnya kami tunggu dalam beberapa hari ke depan,” katanya.

Sebelumnya, warga menemukan beberapa potongan tubuh manusia di Pantai Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar pada Kamis (26/2/2026). Potongan tubuh tersebut kemudian diperiksa oleh tim dokter forensik RSUP Prof Ngoerah Denpasar.

Penemuan potongan tubuh tersebut diduga berkaitan dengan kasus hilangnya warga negara Ukraina, Ihor Komarav (28), yang dilaporkan hilang sejak Minggu (15/2/2026).

Korban sebelumnya dilaporkan diculik saat bersama rekannya hendak berlatih mengendarai sepeda motor di jalur tanjakan kawasan Jimbaran, Kabupaten Badung. Saat itu korban dibonceng rekannya dan berada di posisi paling belakang.

Dalam perjalanan, Ihor dan rekannya diserang oleh orang tak dikenal. Rekan korban berhasil melarikan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Tak lama setelah kejadian, muncul video siaran langsung yang memperlihatkan korban berada di sebuah vila sambil meminta keluarganya menyiapkan uang tebusan.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan di lokasi yang diduga menjadi tempat korban merekam video tersebut. Hasil pemeriksaan DNA terhadap bercak darah di lokasi tersebut menunjukkan kecocokan dengan darah yang ditemukan di mobil yang diduga digunakan para pelaku.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network