Pohon beringin yang dikeramatkan warga di Badung Bali tumbang setelah diterjang angin kencang. (Foto: iNews/I Gusti Bagus Alit).

BADUNG, iNews.id - Pohon beringin raksasa berusia ratusan tahun tumbang setelah dihempas angin kencang dan hujan lebat di kawasan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (27/12/2019). Penyebabnya diduga karena batang telah lapuk dan tak kuat menahan hembusan angin kencang.

Pohon tumbang itu selama ini dikeramatkan oleh masyarakat di Desa Mungu, Kecamatan Mengwi. Kejadian tersebut menghancurkan sejumlah bangunan pelinggih, termasuk tembok penyengker pura yang ada di sekitar pohon beringin itu.

"Kira-kira ada tiga pelinggih sudah roboh. Kami sudah laporan ke pemerintah," kata Pengempon Pura Luhur Beten Bingin, I Made Sinia, saat dikonfirmasi iNews, Jumat (27/12/2019).

Tidak ada korban jiwa akibat musibah tersebut hanya saja warga desa adat setempat dibuat panik, karena beberapa pelinggih di areal Pura Luhur Beten Bingin mengalami kerusakan parah. Selain itu, tembok penyengker pura juga hancur.

"Diperkirakan kerugian di sini bisa lebih dari Rp100 juta. Karena ada banyak pelinggihnya," ujar dia.

Menurut dia, penyebab pohon tumbang ini karena batangnya sudah lapuk. Sebab, secara usianya, pohon setinggi 35 meter tersebut sudah berusia ratusan tahun. Meski begitu dia mengakui bahwa warga di sana mengeramatkan pohon beringin tersebut untuk ritual adat dan keagamaan.

Bendesa Adat Mungu, Made Rai Sujana mengatakan, pohon ini memang sudah berusia ratusan tahun. Peristiwa tumbangnya pohon tersebut juga sudah pernah terjadi sebelumnya, dan akhirnya ditebang sebagian oleh warga.

"Dulu pernah juga seperti ini," kata Made Rai.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network