DENPASAR, iNews.id – Kebakaran puluhan kapal di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, berangsur terkendali setelah 10 jam petugas berjibaku memadamkan kobaran api. Saat ini, petugas tampak memulai proses pendinginan di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran.
Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Golose memastikan akan menyelidiki kasus kebakaran tersebut. Polisi saat ini sudah mengamankan 13 anak buah kapal (ABK) untuk diminta keterangan.
“Ini kedua kali (kebakaran) di Benoa. Kami sudah memeriksa lima sampai enam saksi dan akan terus mendalaminya. Karena di lokasi TKP kebakaran ini banyak kapal sitaan dan pemiliknya tidak jelas. Penyelidikan ini penting untuk memastikan yang terjadi kebakaran atau pembakaran,” kata Golose, kepada iNews, Senin (9/7/2018).
Dia mengungkapkan, prioritas saat ini membantu menangani insiden kebakaran sekaligus mengamankan areal TKP. Selain menyediakan water cannon untuk proses pemadaman, polisi juga mengatur arus lalu lintas, khususnya akses jalan tol yang dekat dengan TKP.
“Kami sudah handling arus jalan tol untuk mengatasi kemacetan. Kami juga menerima info, asap ini tidak menanggu penerbangan, meski TKP ada di jalur pendaratan pesawat,” ujarnya.
Golose mengatakan, setelah kejadian ini akan mengumpulkan stakeholder untuk duduk bersama membahas penanganan kebakaran di areal dermaga. Baik menyangkut standar operasional prosedur (SOP) maupun sistem antisipasi untuk meminimalisir dampaknya.
“Kami bersyukur hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa. Selanjutnya kami akan kumpulkan semua pihak unsur dari pemerintah dan administrasi pelabuhan untuk mengevaluasi bersama penanganan kebakaran,” kata Golose.
Dia melanjutkan, kebakaran yang terjadi di Dermaga Barat Pelabuhan Benoa saat ini sudah berangsur padam dan sedang dilakukan proses pendinginan oleh petugas. “Tiga empat jam sudah selesai. Kami juga akan turunkan personel laboratorium forensik (Labfor), tapi masih menunggu proses pendinginan selesai,” tuturnya.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait