DENPASAR, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar, Bali melanjutkan vaksinasi rabies massal terhadap hewan anjing. Di tengah pandemi, vaksinasi tidak lagi mendatangi satu-persatu rumah yang memiliki anjing.
"Pelaksanaan vaksin rabies terus kami lakukan. Namun dalam pelaksanaannya, kini tak lagi memberlakukan sistem ke rumah-rumah untuk vaksinasi hewan. Hal itu dikarenakan adanya pandemi Covid-19," ujar Kepala Dinas Pertanian Pemkot Denpasar Gede Ambara Putra di Denpasar, Selasa (25/8/2020).
Dia mengatakan, saat ini Denpasar sudah dinyatakan bebas rabies. Namun kegiatan vaksinasi rabies terus digencarkan terhadap hewan anjing.
Menurutnya, vaksinasi di saat pandemi ini menyasar anjing liar dan anjing di perbatasan serta di tempat wisata dan pesisir pantai.
"Kami utamakan pada hewan anjing liar dan anjing di daerah perbatasan serta di daerah wisata dan pesisir pantai," ujarnya.
Pelaksanaan vaksinasi tersebut di Banjar Abasan Desa Padangsambian Kelod yang merupakan perbatasan antara Kota Denpasar dengan Kabupaten Badung.
Dia mengatakan, Pemkot Denpasar telah menyiagakan satu orang dokter hewan di masing-masing kantor kecamatan. Namun masyarakat diwajibkan menerapkan protokol kesehatan.
"Sebelum datang ke klinik, warga bisa menghubungi Dinas Pertanian untuk memastikan. Kami layani sampai pukul 12.00 Wita. Setelahnya petugas akan turun ke lapangan untuk melakukan vaksinasi," katanya.
Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait