Ilustrasi Omicron yang sempat terjadi di Bali. (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bali menyatakan belum ada lonjakan kasus Covid-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang sempat ditemukan dalam forum Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR). Keempat orang yang terinfeksi varian Omicron tersebut juga sudah meninggalkan Bali.

Mereka merupakan 3 warga negara asing (WNA) dan 1 WNI.  Tiga WNA dari Amerika, Brazil dan Mauritius, sedangkan WNI dari Jakarta. 

"Sejauh ini tidak terlihat adanya lonjakan kasus terkait temuan itu," kata Kepala Dinas Kesehatan Bali, I Nyoman Gede Anom, Senin (13/6/2022). 

Dia menjelaskan, meski GPDRR hampir setengah bulan berlalu, tidak ditemukan kasus BA4 dan BA5 baru. 

“Hingga kini tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19. Hari ini cuma ada tambahan 19 kasus baru, meski sehari sebelumnya sempat muncul 33 kasus baru,” ungkapnya. 

Anom mengaku setiap hari rutin memantau guna memastikan tidak ada varian BA4 dan BA5 di Bali. Dari hasil pemeriksaan sampel pasien positif, mereka hanya terpapar Omicron. 

Dia menyebutkan, gejala yang varian baru ini terlalu parah bila melihat penjelasan dari World Health Organization (WHO). "Artinya sama saja dengan yang sekarang yaitu seperti omicron," ujarnya. 

Meksi demikian, dia meminta masyarakat tetap patuh dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. "Vaksinasi booster kita terus tingkatkan cakupannya," ucapnya. 


Editor : Kastolani Marzuki

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network