Petugas BPBD melakukan penanganan genangan banjir di salah satu wilayah terdampak di Bali. (Foto: BNPB)

DENPASAR, iNews.id - Banjir menerjang sejumlah wilayah di Provinsi Bali setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah tersebut. Peristiwa ini berdampak pada Kabupaten Tabanan, Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir di Kabupaten Tabanan terjadi di Kecamatan Kediri, tepatnya di Kelurahan Kediri. Sebanyak tiga kepala keluarga atau 20 jiwa terdampak dan masih dalam proses pendataan.

“Sebanyak 3 kepala keluarga atau 20 jiwa terdampak dan masih dalam proses pendataan,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Kamis (26/2/2026).

Di Kota Denpasar, banjir terjadi di empat kecamatan, yakni Denpasar Timur, Denpasar Utara, Denpasar Selatan dan Denpasar Barat. Data korban terdampak masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

“Data korban terdampak masih dalam pendataan oleh petugas di lapangan,” kata Aam, sapaan Abdul Muhari.

Sementara itu, di Kabupaten Badung, banjir terjadi di Kecamatan Kuta yang meliputi Kelurahan Seminyak dan Kelurahan Legian, serta Kecamatan Kuta Selatan di Kelurahan Jimbaran. Data warga terdampak di wilayah ini juga masih dihimpun.

Aam menyebut selain berdampak pada warga, beberapa unit rumah dan akses jalan dilaporkan terdampak di tiga wilayah tersebut. Rincian kerugian materiel masih dalam proses asesmen.

“BPBD Kabupaten Tabanan, BPBD Kota Denpasar dan BPBD Kabupaten Badung telah berkoordinasi dengan instansi terkait, melakukan asesmen, evakuasi warga terdampak serta pompanisasi guna mempercepat surutnya genangan,” katanya.

Berdasarkan kondisi mutakhir Rabu (25/2/2026), banjir di Kabupaten Tabanan telah surut total. Di Kota Denpasar, genangan berangsur surut dengan tinggi muka air sekitar ±5 hingga 60 sentimeter dan penanganan masih berlangsung.

Di Kabupaten Badung, sebagian wilayah telah surut dan genangan tersisa di satu titik di Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memicu genangan kembali. Masyarakat diminta rutin membersihkan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan serta segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat setempat.

“BNPB juga mendorong BPBD dan instansi terkait untuk memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang masih mungkin terjadi,” ucapnya.


Editor : Donald Karouw

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network